Autisme Pada Anak

Autisme Pada Anak – Autisme Pada Anak disebut juga sindroma Keanner. Dengan gejala tidak mampu bersosialisasi, mengalami kesulitan menggunakan bahasa, berperilaku berulang-ulang, serta bereaksi tidak biasa terhadap rangsangan sekitarnya.

Autisme Pada Anak

Autisme Pada Anak

Autisme Pada Anak

Frekuensi kejadian autisme di negara maju seperti Amerika adalah 2/10.000. Angka ini pun diperoleh melalui cara diagnosa konvensional dan diperkirakan bisa sampai 6/10.000 penduduk, bila menggunakan cara diagnosa sekarang.

Autisme Pada Anak bukan satu gejala penyakit tetapi berupa sindroma (kumpulan gejala) dimana terjadi penyimpangan perkembangan sosial, kemampuan berbahasa dan kepedulian terhadap sekitar, sehingga anak autisme seperti hidup dalam dunianya sendiri. Autisme tidak termasuk golongan penyakit tetapi suatu kumpulan gejala kelainan perilaku dan kemajuan perkembangan. Dengan kata lain, pada anak autis terjadi kelainan emosi, intelektual dan kemauan (gangguan pervasif).

Pada pemeriksaan fisik, keadaan anak mirip seperti menderita organik psichose (gangguan jiwa). Para pemerhati anak-anak malahan pernah menyebut autisme sebagai kelainan yang mengerikan dan menjijikan (abomination).

Autisme Pada Anak adalah suatu keadaan dimana seorang anak berbuat semaunya sendiri baik cara berpikir maupun berperilaku. Keadaan ini mulai terjadi sejak usia masih muda, biasanya sekitar usia 2-3 tahun. Autisme bisa mengenai siapa saja, baik yang sosio-ekonomi mapan maupun kurang, anak atau dewasa dan semua etnis.

Ciri anak autis

Autisme ditandai oleh ciri anak autis, antara lain :

  1. Tidak peduli dengan lingkungan sosialnya
  2. Tidak bisa bereaksi normal dalam pergaulan sosialnya
  3. Perkembangan bicara dan bahasa tidak normal (penyakit kelainan mental pada anak = autistic-children)
  4. Reaksi atau pengamatan terhadap lingkungan terbatas atau berulang-ulang dan tidak padan.

Gejala-gejala ini bervariasi beratnya pada setiap kasus tergantung pada umur, inteligensia, pengaruh pengobatan, dan beberapa kebiasaan pribadi lainnya. Pada pemeriksaan status mental, ditemukan kurangnya orientasi lingkungan, rendahnya ingatan, meskipun terhadap kejadian yang baru, demikian juga kepedulian terhadap sekitar sangat kurang. Anak autisme jika berbicara cepat-cepat tetapi tanpa arti, kadang diselingi suara yang tidak jelas maksudnya seperti suara gemeretak gigi bila si anak menggigil karena demam.

Kebanyakan inteligensia Autisme Pada Anak rendah. Namun demikian, 20% dari anak autisme masih mempunyai IQ >70. Kemampuan khusus, seperti membaca, berhitung, menggambar, melihat penanggalan, atau mengingat jalanan yang banyak liku-likunya, kurang. Anak autisme berarti anak yang kurang bisa bergaul atau kurang bisa mengimbangi anak sebayanya. Tetapi tidak sampai seperti anak Down Syndrome yang idiot, atau anak yang gerakan ototnya kaku, pada anak dengan kelainan jaringan otak.

Autisme menimpa seluruh bangsa, ras serta seluruh tingkat sosial. Hanya lebih sering terdapat pada anak lelaki, bisa sampai 3-4 kali dibanding anak perempuan, mungkin ada hubungan genetik. Sebagian besar penderita autisme biasanya mengalami gangguan berbahasa. Kejadian autisme di negara maju sekitar 4-15/10.000 penduduk.

Penyebab Autis

Penyebab autis pada anak masih belum diketahui secara pasti dan masih menjadi misteri. Walaupun banyak penelitian yang dilakukan dan dikembangkan mengenai penyakit autis ini. Salah satu dugaan penyebab autis adalah teori dari Ibu yang Dingin. Menurut teori ini disebutkan bahwa anak masuk ke dalam dunia mereka sendiri, karena mereka di tolak oleh sikap ibu yang dingin. Teori ini banyak menerima tentangan karena banyak ibu yang bersifat hangat walaupun anak menunjukkan ciri-ciri atau gejala autis. Teori ini tidak memberikan suatu hal yang pasti sehingga pada akhirnya membuat penanganan yang diberikan menjadi kurang tepat dan bahkan berlawanan dan tidak sesuai serta berakibat kurang menguntungkan untuk perkembangan anak yang mengalami autisme. Kemajuan dari ilmu pengetahuan serta teknologi yang paling utama adalah di dunia kedokteran, akhir-akhir ini sudah mengemukakakn penyebab autis salah satunya adalah karena kelainan yang terjadi secara neurobiolgis di susunan saraf pusat. Kelainan seperti ini berupa suatu pertumbuhan pada sel otak yang terjadi dengan tidak sempurna yang terjadi di beberapa bagian otak. Gangguan yang terjadi pada pertumbuhan sel otak ini akan terjadi selama kehamilan sedang berlangsung, dan paling utama adalah kehamilan usia muda dimana sel-sel otak masih sedang dibentuk.

Pemeriksaan yang dilakukan dengan menggunakan alat yang khusus yang disebut dengan Magnetic Resonance Imaging atau MRI pada otak ditemukan pada terjadinya kerusakan yang khas yang terjadi di dalam otak daerah apa yang biasanya disebut dengan limbik sistem atau sebagai pusat emosi. Dan pada umumnya, individu autisme tidak bisa mengendalikan emosi mereka, biasanya mereka sering agresif pada orang lain dan juga terhadap diri sendiri atau menjadi pasif bertingkah seakan-akan tidak punya emosi. Selain itu juga biasanya akan muncul perilaku yang dilakukan dengan berulang dan menjadi anak hiperaktif. Kedua perilaku ini biasanya sangat berhubungan erat dengan adanya suatu gangguan yang terjadi di sistem limbik otak.

Terdapat beberapa dugaan yang dianggap sebagai penyebab autis dan menjadi penyebab kerusakan otak yang bisa menimbulkan suatu gangguan pada autisme diantaranya adalah pertumbuhan pada jamur Candida Albicans yang sering menjadi penyebab keputihan pada wanita yang berlebihan yang hidup di dalam usus. Akibat dari banyaknya usus ini, maka sistem pengeluaran enzim ini ke dalam usus menjadi berkuarang lama kelamaan. Kekurangan yang terjadi pada enzim akan membuat makanan tidak bisa dicerna dengan baik di dalam usus dengan lebih sempurna.

Autisme Pada Anak


=====================================

>>> VitaBrain Suplemen Vitamin Otak, Bagus Untuk Perkembangan Anak Autis, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyebab Autis and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *